Tips Berkendara dengan Sepeda Motor Matic

21 Feb

Potensi bahaya dalam mengendarai sepeda motor matic pun bisa saja terjadi. Untuk meminimalisir potensi bahaya tersebut kita perlu mengenali terlebih dahulu karakteristik sepeda motor matic. Berikut beberapa tips yang dapat kita gunakan :

I. Proses menyalakan sepeda motor matic adalah menekan rem dan menekan tombol electric stater. Proses menekan rem adalah untuk mencegah sepeda motor melompat saat membuka putaran gas, karena posisi belt langsung menghubungkan gerak yang dihasilkan oleh mesin ke roda belakang. Untuk mengurangi potensi kecelakaan beberapa langkah yang diambil :

  1. Gunakan rem belakang saat menyalakan mesin sehingga tangan kanan bisa memegang handle gas dengan lebih baik
  2. Hindari melepas genggaman tangan di handle gas pada saat mesin menyala. Untuk mencegah tindakan-tindakan di luar kontrol kita yang dapat menyebabkan sepeda motor bergerak (seperti video diatas)

II. Sepeda motor matic tidak perlu melakukan perpindahan gigi. Prinsip kerjanya adalah menggunakan pulley yang menentukan rasio putaran mesin dan putaran roda belakang. Untuk mengurangi potensi kecelakaan beberapa langkah yang diambil :

  1. Berlatih berkendara dengan kecepatan konstan, mengingat pulley depan dan belakang akan membesar dan mengecil sesuai dengan putaran gas.
  2. Akan lebih menguntungkan bila sepeda motor matic anda dilengkapi dengan brake lock (seperti Honda Vario atau Honda Beat). Pada saat parkir atau berhenti di jalan yang menurun, brake lock akan menahan pergerakan motor.
  3. Berlatih berkendara pada jalan yang menanjak dan saat akan mendahului, karena pada sepeda motor konvensional kita dapat melakukan perpindahan gigi ke gigi rendah dengan cepat, sedangkan sepeda motor matic membutuhkan proses perubahan diameter pulley.

III. Rem belakang untuk sepeda motor konvensional dioperasikan menggunakan kaki sedang rem belakang sepeda motor matic dioperasikan menggunakan tuas rem di sebelah kanan. Untuk mengurangi potensi kecelakaan beberapa langkah yang diambil :

  1. Pengoperasian tuas rem menggunakan 4 jari, sehingga kekuatan pengereman akan lebih baik.
  2. Gunakan rem depan dan belakang secara bersamaan. Operasikan rem depan sedikit lebih kuat.

IV. Sepeda motor matic memiliki engine brake yang sangat kecil, terlebih lagi bila dibandingkan dengan sepeda motor konvensional lainnya. Hal ini menyebabkan proses memperlambat sepeda motor hanya menggunakan rem depan dan belakang saja. Untuk mengurangi potensi kecelakaan beberapa langkah yang diambil :

  1. Berlatih mengontrol kecepatan  dengan menggunakan rem di jalan yang menikung, sehingga sepeda motor tidak keluar jalur
  2. Berlatih mengontrol kecepatan dengan menggunakan rem di jalan yang menurun, agar sepeda motor tidak melaju terlalu kencang.

Demikian karakteristik sepeda motor matic, pahami karakteristiknya dan kita dapat mencegah kecelakaan. Bertindak aman untuk hidup yang lebih baik.

http://www.hidupaman.com/index.php/tips-berkendara-dengan-motor-matic.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: